Banner
Dikmen Diknas Kota SamarindaDiknas Kota Samarinda
Statistik

Total Hits : 164020
Pengunjung : 39853
Hari ini : 17
Hits hari ini : 57
Member Online :
IP : 52.206.226.77
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

admin@sma9smd.sch.id    
Agenda
26 March 2019
M
S
S
R
K
J
S
24
25
26
27
28
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

PPDB SMA NEGERI 9 SAMARINDA 2017-2018

Tanggal : 07/06/2017





PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Jl. Basuki Rahmat No. 5 Samarinda Telepon/Faximile Nomor (0541) 736763 SAMARINDA 75112

KEPUTUSAN
KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
NOMOR :421/6890/Disdikbud.III/2017
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR


PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN PELAJARAN 2017/2018

TATACARA
Pelaksanaan

(1) PPDB dilaksanakan melalui mekanisme dalam jejaring (daring/online) maupun dengan mekanisme luar jejaring (luring/offline) dengan memperhatikan kalender pendidikan.

(2) Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah melaksanakan PPDB sebagaimana dengan jadwal pelaksanaan di sekolah.
(3) Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib mengumumkan secara terbuka proses pelaksanaan dan informasi PPDB antara lain terkait persyaratan, seleksi, daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar, biaya serta hasil penerimaan peserta didik baru melalui papan pengumuman sekolah maupun media lainnya.


Persyaratan


(1) Persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA, SMK:
a. berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun;
b. memiliki ijazah/STTB SMP/MTs/Paket B atau bentuk lain yang sederajat; dan
c. memiliki SKHUN/SHUN SMP/MTs/Paket B atau bentuk lain yang sederajat.
(2) Persyaratan calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dikecualikan bagi calon peserta didik yang berasal dari Sekolah di luar negeri.
(3) Menyerahkan Surat Keterangan BEBAS NARKOBA yang dikeluarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Rumah Sakit, Dinas Kesehatan.
(4) SMK atau bentuk lain yang sederajat bidang keahlian/program keahlian/kompetensi keahlian tertentu dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru kelas 10 (sepuluh).
(5) SDLB, SMPLB dan SMALB dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru kelas 1, 7 dan 10.

Syarat usia sebagaimana dimaksud dibuktikan dengan akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh lurah setempat sesuai dengan domisili calon peserta didik.

Persyaratan calon peserta didik baru baik warga negara Indonesia atau warga negara asing untuk kelas 10 yang berasal dari Sekolah di luar negeri selain memenuhi persyaratan, wajib mendapatkan surat keterangan dari Direktur Jenderal yang menangani bidang pendidikan dasar dan menengah.


Ketentuan terkait persyaratan usia dan memiliki SKHUN/SHUN tidak berlaku kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus yang akan sekolah di sekolah yang menyelenggarakan program pendidikan inklusif.


Mekanisme Pendaftaran
Pra Pendaftaran


(1) Pra pendaftaran harus dilakukan oleh Calon Peserta Didik dengan kriteria sebagai berikut :
a. Peserta didik dari luar Kabupaten/Kota dan/atau yang sekolahnya berasal dari Luar Kabupaten/Kota;
b. Peserta didik yang Lulusan Paket B;
c. Peserta didik lulusan Tahun 2014, 2015 dan 2016;
d. Peserta didik yang memiliki Dokumen Prestasi akademik dan non akademik.
(2) Tata cara melakukan Pra Pendaftaran adalah sebagai berikut :
a. Untuk Calon Peserta didik lulusan dari luar Kabupaten/Kota dan domisili dari luar Kabupaten/Kota;
· melengkapi dokumen kelulusan antara lain : SHUN/SKHUN dan/atau Ijazah Asli dan foto kopi;
· menyerahkan dokumen kepanitia Pendaftaran;
· proses peng-entry-an;
· petugas Pendaftaran menyerahkan tanda bukti pra pendaftaran kepada calon peserta didik;
· calon Peserta Didik langsung dapat mendaftar sesuai dengan Tata Cara Pendaftaran.
b. Untuk Calon Peserta didik lulusan dari luar Kabupaten/Kota tetapi berdomisili di Kabupaten/Kota tempat mendaftar;
· membawa Kartu Keluarga;
· melengkapi dokumen kelulusan antara lain: SKHUN/SHUN dan atau Ijazah Asli dan foto kopi;
· menyerahkan dokumen ke panitia Kabupaten/Kota;
· proses peng-entry-an;
· petugas Pendaftaran Panitia Kabupaten/Kota menyerahkan tanda bukti pra pendaftaran kepada calon peserta didik;
· calon Peserta Didik langsung dapat mendaftar sesuai dengan Tata Cara Pendaftaran.
c. Untuk Peserta didik lulusan Paket B dan lulusan Tahun 2014, 2015 dan 2016;
· melengkapi dokumen antara lain: SKHUN/SHUN dan atau Ijazah Asli dan foto kopi;
· menyerahkan dokumen ke panitia Kabupaten/Kota;
· proses peng-entry-an;
· petugas Pendaftaran Panitia Kabupaten/Kota menyerahkan tanda bukti pra pendaftaran kepada calon peserta didik;
· calon Peserta Didik langsung dapat mendaftar sesuai dengan Tata Cara Pendaftaran.
d. Untuk Peserta didik dengan Prestasi akademik dan non akademik
· calon peserta didik melengkapi Dokumen Prestasi akademik atau nonakademik, antara lain: Surat Keputusan, Piagam/Sertifikat asli dan foto kopi;
· menyerahkan dokumen ke panitia Kabupaten/Kota;
· verifikasi Dokumen Prestasi;
· proses peng-entry-an;
· petugas Pendaftaran Panitia Kabupaten/Kota menyerahkan tanda bukti verifikasi Dokumen Prestasi;
· calon Peserta Didik menerima tanda bukti pendaftaran;
· calon Peserta Didik langsung dapat mendaftar sesuai dengan Tata Cara Pendaftaran.
(3) harus melakukan Pra Pendaftaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan;

Pendaftaran

(1) Mekanisme PPDB Dalam Jaringan (daring/online)

 a. Model A

i. calon Peserta Didik datang ke sekolah terdekat mengambil dan mengisi formulir pendaftaran;

ii. calon Peserta Didik mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan formulir pendaftaran beserta dokumen pendukung untuk diverifikasi dan pengesahan, kepada petugas di sekolah selanjutnya operator sekolah melakukan entri data pandaftaran;

iii. setelah dientri, Petugas Pendaftaran menyerahkan tanda bukti pendaftaran kepada calon peserta didik;

iv. calon Peserta Didik langsung dapat melihat hasil secara online melalui http://ppdb-kaltim.com.

 b. Model B

i. calon Peserta Didik mendaftar secara online di mana ada fasilitas internet dan mencetak Tanda Bukti Pendaftaran;

ii. calon Peserta Didik wajib datang ke sekolah terdekat menyerahkan tanda bukti pendaftaran beserta dokumen pendukung untuk diverifikasi dan pengesahan;

iii. operator sekolah memverifikasi tanda bukti pendaftaran;

iv. operator sekolah mencetak dan menyerahkan tanda bukti verifikasi pendaftaran;

v. calon Peserta Didik menerima tanda bukti pendaftaran;

vi. calon Peserta Didik yang belum melakukan verifikasi bukti pendaftaran dianggap belum terdaftar;

vii. calon Peserta Didik langsung dapat melihat hasil secara online melalui http://ppdb-kaltim.com.

c. Pilihan Sekolah

Calon Peserta didik pada saat pendaftaran dapat memilih sekolah paling banyak 4 (empat) sekolah tujuan sesuai zona PPDB yang telah ditetapkan, sebagaimana daftar SMA dan SMK pada lampiran keputusan ini sesuai dengan urutan pilihan yang diinginkan calon peserta didik;

 (2) Mekanisme PPDB Luar Jaringan (luring/offline)

 a. Model A

 i. calon Peserta Didik datang ke sekolah terdekat mengambil dan mengisi formulir pendaftaran;

 ii. calon Peserta Didik mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan formulir pendaftaran kepada petugas di sekolah selanjutnya operator sekolah melakukan entri data pandaftaran;

 iii. setelah dientri, Petugas Pendaftaran menyerahkan tanda bukti pendaftaran kepada calon peserta didik.

 b. Pilihan Sekolah

 Calon Peserta didik pada saat pendaftaran dapat memilih sekolah paling banyak 4 (empat) sekolah pilihan sesuai zona PPDB yang telah ditetapkan, sebagaimana daftar SMA dan SMK pada lampiran keputusan ini sesuai dengan urutan pilihan yangdiinginkan calon peserta didik;

 c. Pembatalan Pilihan Sekolah

 Apabila calon peserta didik ingin membatalkan proses pendaftaran yang telah diverifikasi, karena ingin melakukan perubahan pilihan sekolah, dapat dilakukan ditempat asal sekolah yang memverifikasi proses pendaftaran awal, pada batas waktu yang telah ditentukan yaitu hari pertama dan hari kedua masa pendaftaran.

 Penambahan nilai

 (1) Prestasi Akademik dan Non Akademik

a. Prestasi Akademik dan Non Akademikadalah prestasi yang diperoleh melalui lomba secara berjenjang dalam even yang sejenis dengan menunjukkan bukti berupa Surat Keputusan dan sertifikat kejuaraan dari tingkat Kabupaten/Kota sampai Internasional, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (OSN, O2SN dan FLS2N) untuk penghargaan 3 (tiga) tahun terakhir;

 b. Penambahan nilai yang diberikan sebagaimana pasal 12 ayat (1) huruf a adalah sebagai berikut:

  Juara 1,2,3 Tingkat Internasional diberi tambahan nilai 40;

  Juara 1,2,3 Tingkat Nasional diberi tambahan nilai 30;

  Juara 1,2,3 Tingkat Provinsi diberi tambahan nilai 10;

  Juara 1,2,3 Tingkat Kabupaten/Kota diberi tambahan nilai 5

 c. Prestasi yang diperoleh melalui lomba yang diselenggarakan oleh Organisasi atau Lembaga di luar pasal 12 ayat (1) huruf a untuk penghargaan kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, dengan penambahan nilai yang diberikan adalah sebagai berikut:

  Juara 1,2,3 Tingkat Nasional dan Internasional diberi tambahan nilai 10;

  Juara1,2,3 Tingkat Provinsi diberi tambahan nilai 5

 d. Nilaitambahan yang diperoleh hanya berasal dari salah satu sertifikat kejuaraan yang memiliki bobot nilai tertinggi.

  (2) Pilihan Sekolah

 a. Penambahan Nilai sebesar 20 (duapuluh) poin diberikan kepada setiap Pilihan I (pertama)

 b. Penambahan Nilai tidak diberikan pada Pilihan II (kedua) dan seterusnya.

 Bina Lingkungan

 (1) Jalur Bina Lingkungan diperuntukkan bagi:

 a. calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang berdomisili dalam satu zona;

b. calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu sebagaimana dimaksud pada huruf a, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau bukti lainnya yang diterbitkan oleh pemerintah (serendah-rendahnya Pemerintah Kabupaten/Kota) KIS/KIP;

c. apabila calon peserta didik memperoleh SKTM dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan perolehannya, akan dikenakan sanksi pengeluaran dari Sekolah;

d. Sanksi sebagaimana dimaksud pada huruf c, diberikan berdasarkan hasil evaluasi Sekolah bersama dengan komite sekolah, dewan pendidikan, dan dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

e. calon peserta didik yang berasal dari Anak Kandung Guru;

f. calon peserta didik penduduk yang berdomisili di sekitar sekolah maksimal 4 (empat) Rukun Tetangga (RT) sekitar sekolah sebagaimana ditetapkan dalam lampiran;/ RT yang berdampingan dengan Sekolah;

g. calon peserta didik sebagaimana dimaksud pada huruf e, dan huruf f, ditunjukkan dengan Kartu Keluarga.

 (2) Jalur bina lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), mendapat prioritas untuk diterima.

 Seleksi

 (1) Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA, SMK, atau bentuk lain yang sederajat mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sesuai daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar sebagai berikut:

 a. sesuai dengan ketentuan zonasi;

b. Jumlah Nilai SKHUN/SHUN SMP atau bentuk lain yang sederajat (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA) dan Penambahan Nilai;

c. usia sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

(2) Ketentuan zonasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, dikecualikan bagi calon peserta didik baru pada SMK atau bentuk lain yang sederajat.

(3) Khusus calon peserta didik pada SMK atau bentuk lain yang sederajat, selain mengikuti seleksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b, huruf c, Sekolah dapat melakukan seleksi bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian/program keahlian/kompetensi keahlian yang dipilihnya dengan menggunakan kriteria yang ditetapkan.

Sistem Zonasi

(1) sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili pada Zona yang ditentukan paling sedikit sebesar 90% (sembilan puluh persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.

(2) domisili calon peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling lambat 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB.

(3) zona sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan kondisi di daerah tersebut berdasarkan jumlah ketersediaan daya tampung berdasarkan ketentuan rombongan belajar masing-masing sekolah dengan ketersediaan anak usia sekolah di daerah tersebut.

(4) Bagi sekolah yang berada di daerah perbatasan provinsi atau kabupaten/kota, ketentuan persentase dan zona sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diterapkan melalui kesepakatan secara tertulis antar pemerintah daerah yang saling berbatasan.

(5) Sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dapat menerima calon peserta didik melalui:

a. jalur luar daerah ( Kab/Kota ) dan Provinsi paling banyak 2% (dua persen);

b. jalur bagi calon peserta didik yang berdomisili diluar zona terdekat dari sekolah dengan alasan khusus meliputi perpindahan domisili orangtua/wali peserta didik atau terjadi bencana alam/sosial, paling banyak 2% (dua persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima;

 c. jalur prestasi yang berdomisili diluar zona dari sekolah paling banyak 5% (lima persen) dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima;

 d. yang dimaksud jalur luar daerah sebagaimana disebut pada huruf a adalah calon peserta didik yang berdomisili di luar Kabupaten/Kota sekolah pilihan;

 e. yang dimaksud jalur prestasi sebagaimana disebut pada huruf c adalah prestasi akademik dan/atau non akademik yang dilaksanakan secara berjenjang dengan menunjukkan bukti berupa Surat Keputusan dan sertifikat kejuaraan dari tingkat Kabupaten/Kota sampai Internasional, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (OSN, O2SN dan FLS2N).

 Pengumuman Hasil Akhir, Daftar Ulang dan Pendataan Ulang

(1) pengumuman hasil akhir terdapat pada situs resmi PPDB dalam jaringan (daring/online) dan luar jaringan (luring/offline) Provinsi Kalimantan Timur sesuai dengan jadwal sebagaimana lampiran 3.

(2) calon peserta didik yang dinyatakan diterima pada pengumuman hasil akhir harus melakukan daftar ulang di sekolah calon peserta didik diterima.

(3) apabila calon peserta didik yang dinyatakan diterima tidak melakukan daftar ulang maka dinyatakan gugur.

(4) Tidak ada proses pencabutan pendaftaran setelah pengumuman.

(5) Daftar ulang dilakukan oleh calon peserta didik baru yang telah diterima untuk memastikan statusnya sebagai peserta didik pada Sekolah yang bersangkutan.

(6) Biaya daftar ulang atau pendataan ulang tidak dipungut dari peserta didik.

PPDB KELAS INKLUSIF

(1) PPDB Kelas Inklusif dilaksanakan pada sekolah sebagaimana dalam lampiran 4 Keputusan ini..

(2) Calon Peserta didik berkebutuhan khusus yang dapat diterima pada sekolah sebagaimana ayat (1) adalah Calon peserta didik yang berkebutuhan khusus terdiri dari :

 a. Berkesulitan belajar

 b. Lamban belajar

 c. Autis

 (3) Calon Peserta didik berkebutuhan khusus yang dapat diterima Sekolah Luar Biasa adalah yang berkebutuhan khusus terdiri dari :

 a. Tunanetra

 b. Tunarungu

 c. Tunawicara

 d. Tunagrahita

 e. Tunadaksa

 f. Tunalaras

 g. Memiliki gangguan motorik

 h. Tunaganda

 (4) Persyaratan Calon peserta didik sebagaimana ayat (2) adalah sebagai berikut :

 a. Memiliki Ijazah SKHUN/SHUN/Keterangan Lulus SMP/MTs/Paket B;

 b. Surat Keterangan dari Psikolog yang memiliki izin praktek, yang menyebutkan rekomendasi bersangkutan dapat diterima pada Sekolah Negeri (umum) , jenis kebutuhan khusus, IQ-nya antara minimal 80 s.d. 90;

 c. Teknis pelaksanaan PPDB Kelas Inklusif diatur oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan.

(5) Persyaratan Calon peserta sebagaimana ayat (3) sebagai berikut :

 a. Memiliki kelainan fisik dan/atau mental sehingga memerlukan pelayanan untuk peserta didik berkebutuhan khusus;

 b. Memiliki Ijazah atau Surat Keterangan Lulus SD (untuk mendaftar ke jenjang SMPLB dan SMALB);

 c. Surat Keterangan Psikolog yang memiliki izin, yang menyebutkan rekomendasi yang bersangkutan dapat diterima pada Sekolah Luar Biasa.

  (6) Sekolah Pelaksana Kelas Inklusi diatur sebagai lampiran 4 dari Keputusan ini.

PESERTA DIDIK PINDAHAN

 (1) Calon peserta didik pindahan dari sekolah lain di Provinsi Kalimantan Timur dan dari luar Provinsi Kalimantan Timur, terlebih dahulu meminta rekomendasi dari Ketua Panitia TingkatProvinsi Kalimantan Timur ;

 (2) Calon peserta didik yang berasal dari luar negeri harus mendapatkan/menunjukkan rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada saat mengajukan rekomendasi kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur;

 (3) Peserta didik pindahan, setelah diterima oleh sekolah wajib dilaporkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur;

 (4) Mutasi siswa kelas 10 (sepuluh) dalam Kabupaten/Kota hanya diperbolehkan setelah mengikuti pembelajaran selama 1 (satu) tahun pelajaran yang dibuktikan dengan raport, kecuali bagi peserta didik yang mengikuti perpindahan (tugas) orangtua.

KEGIATAN PASCA PENGUMUMAN

 (1) Calon peserta didik yang diterima di SMA/SMK/PK wajib membuat surat pernyataan sanggup menaati peraturan sekolah yang diketahui orang tua/wali dengan contoh formulir sebagaimana tersebut dalam lampiran 5 Keputusan ini.

SANKSI

 (1) Pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku dalam Peraturan ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(2) Kepada calon peserta didik yang telah dinyatakan diterima, apabila pada saat daftar ulang ditemukan adanya pemalsuan data (ketidakcocokan data yang dimiliki oleh calon peserta didik dengan data asli), maka panitia berhak membatalkan. 



Kembali ke Atas


Info Sekolah Lainnya :